Kenali Penyebab Blogger Gagal Mengelola Blog

Diposting pada
Kenali Penyebab Blogger Gagal Mengelola Blog

ThemeWP.CO.ID – Apasih penyebab blogger gagal ?? Mungkin itu yang jadi permasalahan yang paling banyak di tanyakan oleh blogger yang tidak kunjung sukses.

Selama beberapa tahun ini saya menjalani profesi menjadi full time blogger dan mempelajari pengalaman yang saya lalui.

Terus terang saja, bila melihat list domain yang pernah saya miliki di dasboard layanan domain idwebhost, ada sekitar 23 domain yang pernah saya register.

Dari ke 23 domain tersebut sisa 4 yang aktif dan selebihnya sudah tidak aktif lagi. Sebagian besar sudah di register orang lain dan sisa sedikit yang bisa di register kembali.

Itu baru satu tempat saja, saya juga registrasi domain di beberapa tempat namun tidak sebanyak di Idwebhost.

Apa saja penyebab Blogger Gagal ?

Belajar dari pengalaman kegagalan yang saya hadapi, ada beberapa hal penting yang mungkin bisa kita jadikan pelajaran bersama.

1. Gagal Fokus

Penyebab blogger gagal yang pertama adalah gagal fokus. Basic pendidikan saya adalah akuntansi dan saya pernah membuat blog akuntansi yang akhirnya saya jual murah karena butuh dana untuk membuat blog baru.

Umur blog waktu saya jual sekitar 4 – 5 bulanan. Tau tidak apa yang terjadi dengan blog tersebut ?

Blog yang saya jual tidak pernah update setelah saya tinggalkan namun tetap bertahan dengan 6 sampai 7 kata kunci short tail keyword di halaman 1 google sampai hari ini.

Bahkan blog tersebut tanpa update malah di kontrak oleh salah satu vendor software akuntansi lokal sampai sekarang. Visitor sempat tembus angka 2000an perhari namun sekarang saya cek sisa 500san perhari.

Alasan saya menjual blog tersebut karena saya butuh dana untuk membuat blog baru yang lagi ramai saat itu. Yaitu situs Sosial bookmarking (Sosbok) jaman infogue dan lintasme.

Yang ada malah situs sosbok tidak laku, hanya di isi oleh situs-situs aura negatif (silahkan di bahasakan sendiri, hehehe).

Tidak lama saya jual sosbok itu kembali dengan harga rugi (balik modal beli script domain dan hosting tidak di hitung)

Berikutnya saya buat blog membahas soal harga, blog ini berhasil membuat saya gajian tiap bulan di Adsense. Walau tidak banyak namun wajib disyukuri.

Saya lalu fokus membuat blog berbagai macam harga produk, mulai dari mobil, motor sampai harga peralatan dapur. Kurang lebih ada 7 blog yang saya buat dengan 3 domain. Artinya ada domain yang saya pakaikan subdomain.

Pas Network blog saya ini berkembang, tiba-tiba youtube menawarkan sistem monetize dan lagi rame di forum ads id.

Awalnya saya coba-coba, eh ternyata, cari uang di youtube lebih mudah dari pada di blog. Saya pun ketagihan, blog pun saya tinggalkan secara total.

Satu persatu domain saya expire, saya tak peduli. Blog penghasilan tertinggi tidak pernah tembus angka $200 perbulan. Sedangkan di youtube saya pernah tembus angka $1500. Siapa yang tidak tergiur, apalagi saat saya rupiahkan hampir 20 juta.

Namun badai youtube membuat seluruh channel saya tumbang satu-persatu. Mulai dari penghasilan di bawah $100 sampai channel dengan penghasilan rata2 $300.

Saya punya channel sekitar 7 buah dengan niche militer, mistik dan fakta unik. Penghasilan total perbulan sekitar $600 – $900 perbulan. Bahkan ada channel tanpa update hasilnya diatas $100 perbulan.

Setelah semua channel di babat tanpa sisa, Dasboard GA Pun kini tiap bulan hanya menampakkan angka 0,00$. Sedihnya, kata Cita Citata “sakitnya tuh di sini”.

Dan sekarang saya kembali dari nol lagi, dan mulai belajar untuk tidak mengandalkan adsense sebagai penghasilan utama lagi.

Pelajaran :

Seandainya saya tetap mempertahankan blog akuntansi saya dan tidak terpengaruh dengan trend situs sejenis lintasme atau infogue, mungkin saya masih memiliki penghasilan dari vendor penyewa di blog akuntansi tersebut.

Atau saya tetap menjaga blog daftar harga saya sambil mengerjakan youtube, menjadikan youtube sebagai sampingan dan blog menjadi pekerjaan utama bisa jadi saya tak perlu mengingat kata si Cita Citata.

Fokus yang buyar adalah masalah terbesar seorang blogger.

Apapun yang terjadi, pelihara dan jaga blog kamu sebaik mungkin.

2. Malas Menganggap enteng Passion

Passion … passion apasih, kenapa selalu di jadi kan topik ketika bicara soal kegagalan blogger.

Kita jabarkan dulu apa itu passion yang di anggap sering menjadi penyebab blogger gagal dalam mengelola blog.

Passion adalah ketertarikan berlebih seseorang terhadap sesuatu dimana orang rela melakukan apa saja dan membayar mahal terhadap sesuatu.

Kalau kamu suka main game tanpa kenal waktu, berani beli kaset game terbaru dengan harga berapa saja maka main game adalah passion kamu.

Kalau kamu suka mancing di laut tanpa rasa takut, sewa bot ratusan ribu, bawa bekal yang banyak, beli pancing jutaan, bahkan harga mata kailnya saja puluhan ribu, nah maka memancing itu passion kamu.

Jadi sudah paham kan apa yang di maksud passion ?

Saya seorang yang suka dengan berhitung, terutama hitungin uang orang. Profesi ini di sebut dengan akuntan. Saya tak peduli di bayar atau tidak untuk menghitung sebuah laporan perusahaan (itu klo kamu tega, hahaha).

Selain itu saya suka melakukan survey pasar terhadap potensi usaha yang cocok di sebuah daerah.

Waktu membuat blog Akuntansi saya berfikir dengan apa saya bisa menghasilkan uang ? Terus berapa banyak sih yang mau belajar akuntansi ??

Saya mungkin bisa menghitung kalkulasi perputaran uang di pasar namun saya tidak bisa menghitung peluang sebuah blog akuntansi di dunia maya.

Akhirnya saya menganggap blog akuntansi saya tidak profitable dan akhirnya saya jual dengan harga 750.000 include hosting.

Saya malas menjelaskan tentang akuntansi yang sangat sulit di bahasakan, karena akuntansi itu butuh praktek lebih di banding pembahasan panjang.

Maka lengkaplah sudah, Selain Malas, saya pun telah menganggap enteng passion saya.

Pelajaran :

Jika kamu memiliki ketertarikan pada satu hal, maka buatlah blog sesuai passion kamu. Selain kamu menguasainya dengan sangat baik, juga menjadi menyenangkan mengerjakan sesuatu yang memang kita senangi.

Salah satu blog yang menggunakan passion sebagai modal adalah blog Omkicau. Seorang yang memiliki hobi memelihara burung dan bisa meracik obat.

Kalau bertanya, siapa yang akan membaca blog tentang burung, namun faktanya, ada jutaan orang suka memelihara burung dan mereka siap mengeluarkan jutaan rupiah demi hobi mereka.

Omkicau pun memperoleh omset puluhan juta rupiah dari menjual berbagai keperluan untuk burung terutama obat-obatan yang beliau racik sendiri.

3. Jadi peniru dan Terlalu Ingin Sempurna

Selanjutnya adalah penyebab blogger gagal yaitu sering jadi peniru dan mengejar kesempurnaan.

Menjadi blogger haruslah selalu merasa kurang, dan senantiasa berusaha menutupi kekurangannya. Namun blogger harus yakin bahwa tak ada hal sempurna.

Banyak blogger yang asik dirinya sendiri yang terus berburu kesempurnaan.

Liat theme wp blog orang lain, ingin juga memiliki tampilan yang sama. Liat niche blog orang lain, ingin juga punya blog dengan niche yang sama, liat blog banyak pengunjung, mikir bikin blog serupa.

Inilah yang menimpa saya ketika saya selalu tertarik dengan tampilan blog orang lain, akhirnya cari theme yang dipakai dan ganti theme yang sama. Setelah pake ternyata tidak sesuai keinginan.

Ada bagian yang tidak pas dihati, ganti theme lagi akhirnya asik dengan diri sendiri mencari kesempurnaan tampilan yang di impikan.

Ada juga kalanya ketika melihat blog lain rame pengunjung dengan niche berita, akhirnya kepikiran mencoba buat portal berita yang akhirnya portal tak dapat bersaing dengan portal berita besar.

Sedih, galau, tampilan sudah kece mengalahkan banyak portal daerah, tapi nihil pengunjung karena artikel cuman hasil comot portal lain.

Pelajaran :

Jadilah diri sendiri dan tidak usah memaksakan untuk mencari kesempurnaan. Tampilan blog bila sudah SEO Friendly sebaiknya pertahankan walau ada bagian layout yang tidak sesuai harapan.

Jangan terpengaruh dengan blog orang lain yang rame dengan blog sendiri yang masih miskin pengunjung. engkau seorang akuntan, jangan jadi wartawan dadakan karena liat portal berita yang rame pengunjung.

4. Tidak Konsisten

Nah inilah bagian yang paling utama dimana merangkumkan semua penyebab blogger gagal di atas.

Tidak konsistennya seorang blogger terhadap blog yang dimiliki membuatnya gagal sukses.

Pada saat membuat blog, kita harus punya tujuan yang jelas, dimana tujuan tersebut menjadi sebuah prinsip dasar dalam menjalankan dan mengelola blog.

Misalnya, ingin membuat blog yang sukses berpenghasilan $1000 perbulan. Nah ini yang harus di targetkan. Jangan berhenti mengelola blog bila belum sampai pada tujuannya.

Namun tetapkan juga jangka waktu target. Misalnya dalam 2 tahun harus $1000, kalau tidak maka ganti niche. Ini cocok !

Namun kadang kita baru buat blog, eh malah tertarik bikin blog baru lagi karena liat blog tetangga rame sehingga membuat target sulit tercapai, dan pekerjaan makin banyak dengan mengelola blog baru dan blog lama.

Tinggalkan cara seperti ini, lebih baik konsisten mengelola satu blog. Fokuskan semua fikiran, tenaga dan waktu untuk satu blog sesuai target awal.

Mengapa poin ini merangkum semua masalah diatas ?

  • Konsisten untuk fokus
  • Konsisten pada passion
  • Konsisten menjadi diri sendiri

Jika sekarang kamu masih gagal dalam mengelola blog maka mulailah dari awal. Pilih satu blog yang menurut kamu paling sesuai passion kamu dan tentukan target.

Tinggalkan blog lainnya, atau setidaknya isi artikel sekali seminggu blog lainnya. Jangan berubah sebelum target mu tercapai. Walau ada blog kamu yang tiba-tiba jadi populer.

Anggap itu godaan yang sedang melanda mu. Setelah target tecapai, mulailah untuk mengembangkan sayap dengan melakukan investasi pada blog lain atau pada bisnis lain.

Jangan lupa bergabung untuk meramaikan Forum Theme WP. Daftar sekarang juga !!

Tinggalkan Balasan